Bandar Lampung

Disbertam Keluhkan Tanaman di Taman Tugu Juang Rusak

Foto: Saibumi.com

Foto: Saibumi.com

Bandarlampung, Lampungnews.com – Meski belum dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Taman Tugu Juang telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Namun sayangnya, taman yang telah dikelola apik ini dirusak oleh tangan jahil oknum tidak bertanggungjawab.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam), A. Zainuddin, mengatakan setiap harinya tim pertamanan melakukan pengecekan di sekitar Taman Tugu Juang. Hasilnya, banyak ditemukan tanaman yang rusak, baik akibat terinjak maupun sengaja dicabut. “Ada tanamanya yang diinjak-injak, ada yang sengaja dicabut. Makanya setiap malam kita lakukan perbaikan dengan sistem penyulaman,” ujar Zainuddin, Minggu (4/12).

Dirinya mengaku menyayangkan sikap oknum tak bertanggungjawab yang sengaja merusak tanaman di Tugu Juang. “Harusnya sama-sama dijaga, ini kan untuk keindahan Kota Bandarlampung juga. Boleh duduk dan bersantai di sana, karena dibukanya taman itu kan untuk tempat nongkrong warga pada malam hari. Tapi minta tolong jangan dirusak tanaman dan fasilitas yang ada di sana, termasuk menjaga kebersihannya,” ungkap dia.

Selain rusaknya sejumlah tanaman, Zainudin mengungkapkan beberapa waktu terakhir pihaknya kehilangan lampu hias jalan yang dipasang disejumlah pohon di median Jalan Teuku Umar dan ZA Pagar Alam. “Beberapa lampu hias kita yang warna-warni itu hilang, dicuri oknum. Padahal sudah banyak yang kita pasang untuk memperindah wajah Kota Bandarlampung pada malam hari,” jelas dia.

Ia pun sudah melaporkan insiden ini ke Wali Kota Bandarlampung Herman HN dan akan segera ditindaklanjuti. “Pak Wali sempat  bertanya ke saya kenapa lampu hiasnya kok sedikit, padahal diminta dipasang beberapa waktu lalu, saya bilang saja kalau lampunya dicuri oknum tidak bertanggungjawab. Yang banyak hilang itu di sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan ZA Pagar Alam. Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak mencuri atau merusak lampu taman atau lampu hias karena ini merupakan aset pemerintah, jika tertangkap pasti ada hukuman pidananya,” terang Zainuddin. (El Shinta)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top