Nasional

Terobos Jalur Bus Way, Dewi Perssik : Takut Dia Dikebukin warga, Saya Turun dari Mobil dan Minta Tolong

Dewi Perssik (Detikcom)

Jakarta, Lampungnews.com — Artis Dewi Perssik membuat kisruh ketika mobilnya menerobos masuk jalur TransJakarta koridor 6, pada Jumat (24/11) malam. Pihak TransJakarta mengungkapkan kendaraan Jaguar bernopol B 12 DP milik Dewi diadang petugas saat hendak menerobos jalur busway. Pengemudi mobil penyanyi dangdut itu juga mengeluarkan perkataan kasar kepada petugas.

Wibowo, Humas TransJakarta mengatakan dari laporan yang ia terima, mobil yang di dalamnya ada artis DP mencoba memasuki jalur TransJakarta (busway).

“Kita dengar petugas patroli saat itu lalu lintas macet, padat karena Jumat malam. Petugas memberi tahu, tapi pengemudi memaki petugas kami,” ujarnya saat dihubungi Minggu (26/11).

Wibowo menuturkan petugas juga dimaki dengan sebutan binatang. Lalu, petugas TJ lain berusaha menyelesaikan karena sudah macet jalanan. Pengemudi ojek online sampai turut membela petugas TJ. “Karena, bagaimanapun, mobil pribadi tidak boleh menerobos jalur busway,” ujarnya.

 

Wibowo menegaskan, saat kisruh terjadi tidak ada kontak fisik.

“Pengemudi ojek online meminta mobil itu mundur. Sempat pengemudi ancam petugas kami ‘akan datang kembali’,” ujarnya menirukan.

Menurut Wibowo petugas patrolo TransJakarta sudah bertindak sesuai SOP.

“Alasannya, asisten sakit sesak naafas kalau sakit ya seharusnya kendaraan pribadi ya tetap di jalur reguler bukan masuk TransJakarta,” tambah dia. Ketika mobil berusaha masuk jalur busway, kata dia, jelas melanggar.

“Tidak boleh. Kalaupun meminta sopan, tidak bisa buka untuk kendaraan pribadi. Itu sudah pelanggaran. Karena kalau diberikan ijin akan timbul anggapan kami mengistimewakan mobil mewah, dan akhirnya laju mobil ini akan bisa menghambat lalu intas.”

Kisruh ini, ramai di media sosial. Menurut Wibowo, itu reaksi publik yang wajar. Mereka menyayangkan sikap DP, tapi pihak DP malah mengatakan petugas TJ arogan.

“Kenapa harus membentuk informasi yang tidak benar,” ujar dia. Lebih jauh Wibowo menuturkan, petugas patroli TJ merasa stres, karena dapat ancaman, karena akan dibawa sekelompok orang itu.

“Kami juga akhirnya akan melalui jalur hukum; pertama karena pelanggaran dan menerobos jalur TJ, kedua karena memaki petugas kami dengan sebutan binatang,” ujarnya.

 

Kronologi kejadian

Pihak TransJakarta merilis kronologi kejadian yang mengungkap kendaraan DP yang menerobos masuk jalur busway. Laporan itu menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 19:10 WIB ketika arus lalu lintas kendaraan di kawasan Pejaten arah Ragunan sangat padat.

Personil patroli atas nama Hari sedang menjaga portal dan cakra TJ atas nama Bapak Argo sedang membantu pengaturan lalu lintas di belakang portal tepatnya persis di seberang pintu masuk mall Pejaten Village. Tiba-tiba satu kendaraan mobil pribadi melaju masuk jalur dan langsung berhenti di depan petugas patroli seolah-olah mau menabrak.

Pengendara mobil tersebut langsung membuka kaca samping dan berkata, ‘Woy buka gua mau lewat’. Mendengar perkataan yang kurang pantas personil patroli tidak menghiraukan. Kemudian pengendara tersebut kembali mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. “Woy mon*** buka pintu gua lagi ngawal.’

Mendengar perkataan tersebut, personil patroli langsung menghampiri mobil tersebut dan melihat di bangku samping pengendara adalah artis Dewi Perssik. Personil langsung menegur.”Mbak Dewi ya, tadi situ ngomong apa ya?”

Kemudian pengendara mobil menjawab, “Gua yang ngomong, tunggu gua keluar dari mobil.” Setelah keluar dari mobil personil patroli menanyakan kepada pengendara mobil apakah pengemudi tahu jalur hanya boleh dilintasi bus Transjakarta.

Lalu pengemudi menjawab: “”Ya gua tahu lah, lo tau gua siapa, lo jangan maen maen sama gua, nanti lo berurusan sama yang ngawal gua, karena gua sering lewat sini dan baru u yang berani sama gua, lo tuh petugas macam apa.”

Melihat ada keributan, cakra TJ a.n bapak Argo menghampiri dan langsung berkomunikasi dengan pengendara, dan Cakra tj sempat menerima tlp dari HP si pengendara tersebut, melihat terjadi cekcok dengan nada tinggi antara pengendara dengan Cakra tj, personil patroli meminta pengemudi untuk tenang.

Namun, dibalas makian kepada petugas patroli dengan bahasa kasar (anjing, monyet, babi dan sempat terucap kalo dia mau syuting di Ciganjur) kemudian pengendara tersebut mendorong patroli lanjut sempat terjadi dorong dorongan memakai dada.

Melihat kejadian tersebut, artis Dewi persik yang berada di dalam mobil langsung keluar dari mobil, berbarengan dengan rekan rekan driver ojek online yang berada di seberang jalan langsung menghampiri dan langsung memaki maki pengendara mobil tersebut dan menyuruh mundur keluar dari jalur busway.

Ketika sikon yang mulai tak terkendali cakra TJ berusaha menenangkan rekan driver ojek online, dan meminta pengendara segera mundur keluar dari jalur busway. Setelah mobil dimundurkan dan keluar jalur pada saat mobil melintas di jalur reguler pengendara tersebut kembali berhenti di samping petugas dan berkata: “Lo ingetin muka gua, ingetin muka gua, tunggu, gua parkir di mall pejaten vilage gua bakal panggil orang orang gua.”

Cerita Dewi Perssik

Melalui akun Instagram pribadinya, Dewi menguraikan insiden dengan informasi berbeda. Ada dua postingan yang ia bagi tak lama setelkah insiden berlangsung. Secara keseluruhan, Dewi juga menguraikan kronologi kejadian versinya.

“Begini ceritanya… saya lagi minta bantuan patwal untuk mengawal kita ke rumah sakit Fatmawati dikarenakan asma kambuh sesak nafas asisten saya.”

“Kemudian polisi yang mengawal kami.. menyarankan agar kami melalui jalur busway atau transjakarta, di depan mall pejanten village. Tepat pukul 19.30 wib kami minta pada penjaga busway yang arogan itu untuk membuka pintu jalur busways dikarenakan darurat, tapi kami tidak didengar dan bahkan dia sambil bernada tinggi meminta Angga (pengemudi, suami DP) turun dari mobil.”

“Lalu yang saya dengar Aa bilang kami dalam pengawalan polisi, si penjaga busway bernada tinggi bilang kami bohong mana polisinya terus dada si penjaga busway itu didorongkan ke dada Angga.”

“Aa tdk menggubris karena kami masih sadar bahwa kami public figur, tapi si polisi yang menjaga di jalur busway baik terhadap kami, dan mau menunggu polisi yang mengawal kami yang tertinggal di belakang karena polisi yang mengawal kami melalui jalan arteri tidak melalu jalan busway.”

“Namun si penjaga busway malah semakin menjadi setelah warga setempat dan ojek online masuk ke jalur busway secara bersama dan menghakimi secara sepihak tanpa mendengarkan penjelasan kami terlebih dahulu.”

“Takut dia dikebukin warga, saya turun dari mobil dan minta tolong dengarkan penjelasan kami jangan ada yang main fisik atau main hakim sendiri, tapi si penjaga busway itu merasa dapat dukungan warga yang tidak tahu pokok permasalahannya malah semakin menjadi bahkan videoin saya.”

“Kalau memang salah tilang saja selesai, untuk apa harus pake dada dan dorong-dorong orang. Kamipun punya alasannya kok kenapa di jalur busway, saya siap untuk mempertanggungjawabkan apa yang terjadi karena memang kita dikawal dan bukan asal-asalan lewat jalur busway tanpa perintah.”

Masalah ini, lanjut Dewi sudah ia serahkan lebih jauh kepada pengacaranya Maha Awan Buwana. Saat dihubungi terpisah, lewat pesan pendek dan panggilan telpon, Maha belum memberikan tanggapan.

 

Cnnindonesia.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top