Daerah

Produksi Meningkat, Koperasi Ternak di Tanjungsari Lelang Ratusan Pedet

Ilustrasi (ist)

Tanjungsari, Lampung Selatan — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto menghadiri acara lelang pedet (anak sapi) yang diselenggarakan Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera (KPT MS) di Desa Sidomukti, Kecamatan Tanjung Sari, Kamis (15/11/2018).

Turut hadir perwakilan Kedutaan Australia Mr. George Huges, Perwakilan Indonesia-Australia Commercial Cattle Breeding (IACCB) Mr. Ricard Slaney.

Selain itu, hadir pula Direktur Pembibitan Ternak Kementerian Pertanian, Sugiono, Asisten Deputi Bidang Perikanan dan Peternakan Kementerian Koperasi, Devi Rimayanti, serta Kadis Peternakan dan Keswan Provinsi Lampung Desi Romas.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, KPT MS adalah sebuah Koperasi yang berada dibawah binaan IACCB yang telah bekerjasama dengan Indonesia sejak tahun 2016 lalu.

Adapun, tujuan dari kerjsama itu adalah memperluas industri pembiakan sapi potong dalam skala komersial di Indonesia.

Sampai dengan November 2018, kerjasama antara KPT MS dengan IACCB telah menghasilkan 142 pedet dengan 87 ekor diantaranya telah melewati masa sapih (usia 6 bulan), sedangkan jumlah induk betina saat ini berjumlah 98 ekor.

Direktur Pembibitan Ternak Kementerian Pertanian, Sugiono dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas keberhasilannya dalam mengembangkan sapi jenis Brahman Cros.

“Kabupaten Lampung Selatan ini memiliki potensi yang sangat baik untuk pengembangan ternak, khususnya sapi,” ujar Sugiono saat menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

Sementara, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas kepercayaan dan berbagai kemudahan maupun bantuan yang diberikan kepada daerahnya.

Nanang menuturkan, sebagai penyangga pangan, wilayah Kabupaten Lamsel sangat dekat dengan pusat konsumen yakni Jakarta dan Jawa Barat, sehingga potensi yang sangat melimpah harus dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.

“Populasi ternak sapi tahun 2017 sebanyak 113.153 ekor, sedangkan potensi pakan mampu menyediakan untuk 560.970 ekor ternak. Sehingga masih ada peluang yang besar untuk usaha peternakan sapi,” kata Nanang. (Advetorial)

a

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top