
Pringsewu, Lampungnews.com – Tanaman padi di lahan seluas 227 hektar di dua kecamatan di Kabupaten Pringsewu mengalami puso. Yakni lahan sawah di Kecamatan Ambarawa dan Gadingrejo.
Kepala Bidang Pertanian di Dinas Pertanian Pringsewu Ali Alhamidi, Rabu (15/3) mengatakan, areal persawahan di Kecamatan Ambarawa paling banyak mengalami puso usai banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Februari lalu.
Total tanaman padi di wilayah tersebut yang mengalami gagal panen seluas 145 hektar.
“75 hektar di Pekon Ambarawa Timur, 37 hektare Ambarawa Induk, 33 hektare di Pekon Margodadi,” kata Ali di ruang kerjanya.
Sementara lahan sawah yang mengalami puso lainnya tersebar dibeberapa wilayah di Kecamatan Gadingrejo dengan total luas lahan 82.15 hektare.
“Paling banyak yang mengalami puso ada di wilayah Blitar. Lahan sawah puso lainnya ada di Pekon Parerejo, Bulokarto, Tambakrejo, dan Watestimur,” kata Ali. (Anton Nugroz)