
Pringsewu, Lampungnews.com – Sutarti (47), warga asal Dusun Podomoro 2, RT 04/ RW 02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, tewas akibat tertimpa reruntuhan batu, Minggu (19/3), sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa nahas itu terjadi saat ia dan sang suami, Renaldi sedang melakukan penggalian lereng bukit tak jauh dari rumah mereka.
Keduanya pun tertimbun longsoran batu di lokasi galian mereka sendiri. Sutarti tewas meski sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga.
Ia mengalami luka dibagian mata kaki sebelah kanan, luka memar paha bagian kanan, patah tulang rusuk depan usai tertimpa reruntuhan batu.
Sementara Renaldi menderita luka parah bagian kaki dan tengah menjalani perawatan di RSUD Pringsewu dan dirujuk ke RS Abdul Moeloek, Bandarlampung.
“Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya melakukan pertolongan pada korban. Korban perempuan sempat dilarikan ke RS Mitra Husada namun dinyatakan telah meninggal oleh dokter rumah sakit. Sementara korban laki-laki masih menjalani perawatan di RSUD Pringsewu,” kata Kapolsek Pringsewu Kompol Maimun Karim, Senin (20/3).
Menurut keterangan warga, sejak dua bulan terakhir korban rutin mengumpulkan batu hasil dari penggalian lereng bukit untuk dijual. Penggalian secara manual dengan cara mendongkel menggunakan linggis.
“Korban tertimpa reruntuhan di lokasi galian yang tingginya kurang lebih tiga meter,” kata Suyatno, warga sekitar. (Anton Nugroz)