
Bandarlampung, Lampungnews.com – Guna memberikan kesadaran dan kepedulian mengenai penanganan sampah, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Eksakta Universitas Lampung (HIMASAKTA Unila) menggelar Seminar Lingkungan. Seminar ini sekaligus peluncuran program Lihat Sampah Ambil (LISA).
Kepala Bidang 2 Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Bandarlampung, Maharani memaparkan dalam pembatasan sampah bisa menggunakan konsep daur ulang.
“Seperti sampah sayuran bisa dimasukan ke dalam lubang biopori. Lubang biopori bisa dibuat di halaman rumah. Nanti sampah ini bisa menjadi pupuk humus,” katanya dalam seminar yang digelar di Gedung G.9 Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila, Minggu (9/4).
Ketua Umum HIMAKSATA, Ridwan Saputra (Pendidikan Matematika 2015) mengatakan, kegiatan ini masuk program divisi sosial masyarakat. Menurutnya tujuan diadakannya kegiatan yakni untuk membuka wawasan bagi mahasiswa FMIPA khusunya dan umumnya FKIP dan Unila.
“Harapannya setelah kegiatan ini, kebiasaan-kebiasaan kita yang peduli akan lingkungan terulang kembali. Output yang dihasilkan nantinya akan berguna bagi mahasiswa dan program LISA akan berjalan dengan semestinya,” kata Ridwan.
Salah satu peserta seminar, Nadhifa Luthfia Putri (Pendidikan Kimia 2016) mengaku senang mengikuti seminar lingkungan itu. “Saya jadi tahu kalau sampah itu bisa jadi bencana alam dan maka dari itu dengan seminar ini saya akan lebih peduli terhadap lingkungan di sekitar,” katanya.
Dalam seminar ini, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung juga memberikan 200 bibit pohon Akasia dan Asem untuk dibagikan kepada 80 peserta yang hadir. (Michella)