
Bandarlampung, Lampungnews.com – tak kalah dengan orang gedean / dalam rasakan senang / walau lembaran gaji sebulan / hanya cukup untuk kakus / soal rekreasi sih harus // …libur kecil kaum kusam yang teramat manis / begitu romantis / walau sekali setahun
Penggalan lagu maestro musik Indonesia, Iwan Fals berjudul “Libur Kecil Kaum Kusam” sedikit banyak menggambarkan bagaimana masyarakat kelas bawah dalam menikmati hidup. Tak harus ke tempat hiburan mewah, pasar malam pun bisa menceriakan.
Meski pusat permainan dan wahana permaianan indoor telah banyak bermunculan, pasar malam belum kehilangan pesonanya. Setiap kali pesta ‘wong cilik’ ini digelar, dipastikan manusia bakal menyemutinya.

Pasar malam memang selalu memiliki ciri khas. Digelar di lapangan terbuka dari sore hingga larut malam. Hiburan rakyat ini sangat bersahaja. Namun, gemerlapnya cukup bisa membuat warga betah berlama-lama menikmati sejumlah wahana permainan.

Permainan dari besi-besi kuat itu dipercantik dengan warna lampu warna-warni. Mulai dari komedi putar, bianglala, kora-kora, rumah hantu selalu menjadi bintang utama dalam lakon pasar malam.

Tak ketinggalan, pasar malam juga pasti dipenuhi aneka jajanan tradisional. Jangan mengaku ke pasar malam jika belum menemukan dan membeli gula-gula harum manis dan kerak telor. (El Shinta)
