
Bandarlampung, Lampungnews.com – Untuk mencegah spekulan yang menimbun sembako, Pemkot Bandarlampung akan menggelar operasi pasar dan pasar murah setiap hari selama Ramadan.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bandarlampung, Sahriwansyah mengatakan Operasi Pasar (OP) ini akan dilaksanakan setiap hari hingga Idul Fitri mendatang. Tujuannya, untuk mencegah adanya spekulan yang menimbun sembako yang dijual kembali dengan harga tinggi.
“Iya OP ini setiap hari dan ini untuk pertama kalinya OP digelar setiap hari. Jadi yang bisa belanja di OP nanti bukan hanya masyarakat, tapi juga pegadang. Tujuannya, biar nggak ada spekulan yang menimbun sembako, kalaupun masih ada yang nimbun silakan saja, pasti dia rugi karena stok sembako kita nggak terbatas,” jelas Sahriwansyah, Selasa (6/6).
Dalam OP ini, rencananya akan dimulai bersamaan dengan pasar murah. “Pasar murah kita mulai juga besok di Lapangan Baruna, Panjang. Kalau untuk OP kita launching juga di Pasar Panjang, diikuti dengan seluruh pasar tradisional di Bandarlampung,” kata dia.
Operasi Pasar ini, sambung dia, berkat kerjasama Pemkot Bandarlampung dengan Bulog Lampung. “Pemkot memfasilitasi sarana dan prasarana dengan cara menyediakan ruko untuk berdagang, jadi stok sembako kita simpan untuk dijual dihari-hari berikutnya, karena kita lakukan OP setiap hari,” beber dia.
Mantan Kabag Pemerintahan ini mengungkapkan, dari 10 pasar tradisional yang ada, hanya 7 pasar yang siap. Di antaranya Pasar Pasir Gintung, Pasar Tamin, Pasar Way Halim, Pasar Panjang, Pasar Kangkung, Pasar Cimeng dan Pasar Tugu.
“Kalau 3 pasar yang tidak siap untuk digelar OP di antaranya Pasar Bawah karena kondisinya memang tidak memungkinkan, Pasar Bambu Kuning karena kondisinya di pasar ini khusus untuk berjualan pakaian dan Pasar Smep pembangunannya belum selesai hingga kini,” tutur dia.
Adapun sembako yang dijual pada OP ini adalah seperti bawang putih, bawang merah, minyak goreng, gula pasir dan beras. “Stok kita tak terbatas, harganya juga dibawah harga eceran, selain itu, pedagang juga bisa membeli pada OP jika stok yang ada telah habis. Jadi untuk spekulan jangan harap bisa menimbun sembako, karena kita telah menyediakan sembako dengan stok yang tak terbatas,” tutupnya. (El Shinta)