
Lampungnews.com – Serviks atau leher rahim adalah bagian tubuh wanita yang menghubungkan rahim dan vagina. Ini merupakan jalan keluarnya bayi saat wanita melahirkan. Namun, bagian tubuh penting wanita ini juga bisa terkena penyakit, salah satunya adalah kanker serviks. Penting bagi Anda sebagai wanita untuk menghindari jenis kanker ini karena sudah banyak wanita yang menderita kanker serviks. Untuk dapat menghindarinya, sebaiknya Anda ketahui dahulu apa penyebab kanker serviks seperti yang akan dipaparkan oleh hellosehat.com.
Apa itu kanker serviks?
Kanker serviks terjadi saat sel abnormal tumbuh tak terkontrol dalam serviks atau leher rahim Anda. Hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) dalam serviks wanita. Saat wanita terinfeksi virus ini, mungkin wanita tidak langsung menderita kanker serviks. Sistem kekebalan tubuh yang dimiliki setiap manusia berusaha untuk melawan virus ini.
Namun, virus HPV dapat bertahan selama bertahun-tahun dalam tubuh wanita. Sehingga, pada akhirnya virus HPV dapat menyebabkan sel-sel pada dinding serviks berubah menjadi sel kanker. Anda pun kemudian menderita kanker serviks.
Apa penyebab kanker serviks?
Penyebab kanker serviks yang paling umum adalah infeksi virus HPV. Terdapat lebih dari 100 jenis virus HPV dan 13 di antaranya dapat menyebabkan kanker serviks. Anda bisa terinfeksi virus ini dengan melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang memiliki virus HPV.
Virus HPV menginfeksi sel-sel sehat yang ada di dinding rahim. Sehingga, sel sehat mengalami perubahan genetik menjadi sel yang abnormal. Sel-sel yang sehat pada akhirnya mati dan digantikan dengan sel abnormal yang tumbuh tak terkontrol. Sel abnormal yang tumbuh kemudian membentuk suatu massa besar yang disebut dengan tumor.
Wanita yang di dalam tubuhnya terdapat virus HPV mungkin bisa mengalami kanker serviks dan mungkin juga tidak mengembangkan kanker serviks. Infeksi virus HPV dapat hilang dengan sendirinya. Namun, faktor-faktor lain juga turut berpengaruh pada perkembangan kanker serviks, seperti gaya hidup. Wanita yang mempunyai virus HPV ditambah dengan gaya hidupnya yang buruk mempunyai kemungkinan lebih besar untuk menderita kanker serviks.
Untuk itu, wanita disarankan untuk melakukan tes pap smear secara teratur guna deteksi dini kanker serviks. Tes pap smear dapat menemukan perubahan yang terjadi pada sel-sel di serviks sebelum sel tersebut berubah menjadi sel kanker. Dengan begitu, Anda dapat mencegah kanker serviks sejak dini.
Apa saja faktor risiko yang bisa menyebabkan kanker serviks?
Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda menderita kanker serviks adalah:
- Sering berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual. Semakin sering Anda berganti pasangan, semakin besar pula kesempatan Anda untuk terinfeksi virus HPV dan mengembangkan kanker serviks.
- Sudah berhubungan seksual sejak usia dini. Melakukan hubungan seksual saat usia masih dini dapat meningkatkan risiko Anda tertular virus HPV.
- Terkena penyakit infeksi menular seksual lainnya. Memiliki penyakit infeksi menular seksual, seperti klamidia, gonore, sifilis, dan HIV/AIDS dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kanker serviks.
- Mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah. Virus HPV lebih mungkin untuk menyebabkan kanker serviks jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena kondisi kesehatan lain. Misalnya, pada orang dengan HIV/ AIDS.
- Merokok. Merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker serviks, terutama jenis kanker serviks sel skuamosa.