
Bandarlampung, Lampungnews.com – Setelah ojek online ‘Gojek’ sukses masuk ke pasar jasa di Bandarlampung, kini penyedia jasa taksi online ‘Uber’ mulai mengikuti jejaknya. Namun sayangnya, pelayanan dari Uber yang baru muncul ini justru mengecewakan para pelanggan.
Salah satu pengguna jasa Uber, Perdiansyah, mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari salah satu driver Uber. Dirinya yang saat itu akan memesan Uber sempat menunggu beberapa saat hingga pesanannya direspon salah satu driver.
“Tadi sempat ada yang mengambil pesanan saya, Cuma karena kesalahan lokasi penjemputan pada GPS-nya, saya diminta untuk mengulang kembali pemesanan,” kata Perdi, Rabu (21/6).
Setelah memperbaiki alamat penjemputan, dirinya kembali memesan lagi. Setelah menunggu beberapa menit, permintaannya direspon salah satu driver, yang bernama Asep yang akan mengendarai mobil Suzuki Ertiga dengan keterangan akan menjemput dalam kurun waktu enam menit.
“Saya langsung telepon driver Uber-nya. Saya sempat menjelaskan secara rinci mengenai alamat lokasi penjemputan yaitu di sekitaran Jalan Ratu Dibalau, Tanjung Senang. Dia langsung menanyakan tujuan pengantaran, saya bilang Karang Anyar. Terus dia bilang nggak bisa, saya tanya kenapa , dia bilang nggak bisa karena jarak tempuhnya sudah melebih batas. Saya merasa aneh, karena kalau memang jaraknya lebih dari 25 kilometer pasti sudah ditolak langsung di aplikasi, ini kan direspon dan jarak tempuhnya hanya dua kilometer saja,” jelas dia.
Perdi sempat menanyakan alasan pasti kenapa pesanannya ditolak oleh driver Uber. Bukannya mendapatkan jawabannya yang jelas, sambungan telepon tersebut diputus dengan kalimat tidak mengenakkan.
“Setelah saya jawab begitu, dia bilang nggak mau ambil resiko. Saya tanya lagi resikonya apa? Dia malah jawab ‘bodo amat’ sambil memutus sambungan teleponnya,” katanya.
Ia mengaku heran dengan pelayanan Uber. Sebab, sehari sebelumnya temannya mengaku menggunakan jasa Uber dari Bandar Lampung dengan tujuan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, dan tetap diterima.
“Padahal teman saya pesannya di atas jam sembilan malam dan lokasinya lebih jauh, tapi tetap diterima. Saya cukup kecewa dengan pelayanan dari Uber ini,” ungkap Perdi. (El Shinta)
Driver memperhitungkan jarak penjemputan, dan destinasi penumpang. Terlebih tarif uber di lampung sangat murah.jika jarak penjemputan hingga 3KM sementara destinasi penumpang hanya 5km biaya konsumsi bbm tidak akan sesuai.