
Bandarlampung, Lampungnews.com – Dua ‘orang besar’ di Lampung, Alzier Dianis Thabranie dan Ridho Ficardo saling sindir saat mengembalikan berkas penjaringan di Sekretariat DPW PPP Lampung, Kamis (15/6) siang.
Saling sindir ini bermula saat Alzier diwawancari sejumlah pewarta usai menyerahkan berkas penjaringan bakal calon gubernur (bacagub). Alzier yang ditanya mengenai visi misinya untuk memimpin Lampung jika menjadi bacagub, mengritik kepemimpinan Ridho Ficardo.
“Saya ingin memimpin Lampung ini karna saya melihat selama ini Lampung tidak ada kemajuannya, yah kalau kita jalan dari Bakauheni sana banyak jalan yang bergelombang, Lampung dari jaman ke jaman tidak ada kemajuan, tidak bisa ditambal pake gula 15 ton,” kata Alzier.
Lanjut dia, pembangunan Lampung harus disertai dengan anggaran yang memadai yang tentunya merupakan hasil perjuangan pemimpin yang cerdas. “Kalau pemimpinnya cerdas pasti bisa menghasilkan uang. Jadi, janganlah pake-pake ilmu taipan, ujungnya Lampung ini hancur,” kata Alzier.
Ia mengklaim bahwa gubernur saat ini, tidak bisa untuk membangun Lampung dan harus cerdas menurutnya. “Saya bukan cuma saat ini mengkritik gubernur. Dari jaman Umarsono dulu saya sudah bilang bahwa gubernur harus cerdas. Gubernur juga harus punya kemampuan, jangan pake sokongan, nanti semua pajak akhirnya pada di lewatkan,” jelasnya.
Rupanya, kritik pedas mantan ketua DPD I Golkar Lampung ini sampai langsung di telinga Ridho yang juga sedang berada di Sekretariat DPW PPP Lampung untuk mengembalikan berkas penjaringan bacagub.
Balasan bernada sarkasme pun dilontarkan petahana tersebut begitu Alzier menghampirinya yang berada di ruangan sebelah. “Kalau saya gak cerdas, saya tidak jadi gubernurnya saat ini kan? Sekarang gubernurnya yah saya, Bang,” kata Ridho.
Ridho pun sempat terlihat terpancing emosi lantaran ucapan Alzier mengenai pemimpin harus cerdas. “Biarkan saja, orang memimpin partai aja gak benar,” katanya. (Davit)
Baca juga : Usai saling ‘kongek’ ridho merajuk tak mau dipeluk alzier