
Bandarlampung, Lampungnews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang memprediksi lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran 1438 H terjadi pada H-3 dan H+5. Untuk itu, perusahaan milik negara ini sudah menyediakan 65.124 tempat duduk atau 2.412 tempat duduk perhari dengan tujuan Tanjungkarang-Kertapati dan Tanjungkarang-Kotabumi PP untuk semua kelas.
“Saat ini mulai dari H-10 sampai H+15 Idul Fitri tiket yang sudah terjual sekitar 80 persen. Kereta kelas ekonomi masih menjadi favorit masyarakat karena dengan harga terjangkau, aman dan nyaman, ber-AC, tidak ada penumpang yang merokok di dalam kereta serta kemudahan dalam membeli tiket,” kata Manager Humas PT KAI Franoto Wibowo, Jumat (15/6).
Dirinya menjelaskan, untuk masa angkutan lebaran tahun ini dimulai dari tanggal 15 Juni sampai tanggal 11 Juli 2017. Ia menjelaskan, tiket untuk KA ekonomi Rajabasa telah habis untuk keberangkatan H-5 sampai H+8, sedangkan Untuk KA eksekutif dan bisnis Sriwijaya dari H-3 sampai H-1 sudah habis ,Sedangkan Tiket KRD ekonomi Seminung dijual 3 jam sebelum keberangkatan di stasiun keberangkatan.
“Tidak ada kenaikan harga tiket karena untuk tarif kelas eksekutif dan bisnis PT KAI memberlakukan tarif batas bawah dan tarif batas atas sedangkan kereta ekonomi tetap mengacu skema PSO dari pemerintah,” tambahnya.
Adapun harga tiket untum Kelas Eksekutif yakni Tanjungkarang-Kertapati tarif batas bawah dan batas atasnya Rp 180.000–Rp 210.000, sedangkan untuk kelas bisnis tarif batas bawah dan batas atasnya Rp 140.000–Rp. 165.000. Kelas ekonomi AC untuk relasi Tanjungkarang-Kertapati dengan tarif Rp 32.000 (sampai tgl 06 Juli 2017) dan Rp 35.000 (mulai tanggal 07 Juli 2017).
Sedangkan KRD Seminung Tanjungkarang-Kotabumi PP kelas ekonomi udengan tarif Rp 10.000. Selama masa angkutan lebaran ini untuk memberikan rasa nyaman serta aman dari titik awal stasiun keberangkatan sampai stasiun tujuan akhir penumpang, PT KAI Divre IV Tanjungkarang menerjunkan sebanyak 393 personel keamanan gabungan untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun 2017 yang terdiri dari brimob, polres/polsek, TNI, polisi militer AD/AL, Polsuska dan security. (El Shinta)