
Bandarlampung, Lampungnews.com – Walikota Bandarlampung Herman HN dan sejumlah petinggi militer menggelar rapat tertutup di Ruang Rapat Walikota, Selasa (4/7) siang. Diduga rapat ini diadakan untuk membahas peristiwa perusakan Pos Pemuda Pancasila Kecamatan Panjang yang terjadi tadi malam.
Pantauan Lampungnews.com, suasana di sekitar ruangan terlihat lengang. Beberapa awak media menunggu di depan ruangan yang ditutup rapat. Sekitar pukul 11.30 WIB seorang petugas dari salah satu rumah makan masuk ke ruang rapat walikota dengan membawa puluhan kotak makanan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting. Seperti Danlanal, Danbrigif, Dandim 0410/KBL, Kapolresta Bandar Lampung, dan Bupati Lampung Tengah Mustafa, serta perwakilan dari Pemuda Pancasila.
“Ramai kok di dalam, semua pakaian dinas. Tapi nggak tahu bahas apa. Rapat dari jam 10 tadi,” kata salah satu Satpol PP yang berjaga. (El Shinta)