
Pringsewu, Lampungnews.com – Kabupaten Pringsewu kian jadi incaran para investor untuk dijadikan ladang berinvestasi. Selain perdagangan dan property, sektor hotel kini menjadi pilihan baru dalam berinvestasi di Pringsewu.
Adalah Urban Styel by Front One, sebuah hotel berbintang pertama di Pringsewu dan baru diresmikan pada Selasa (18/7) kemarin. Hotel itu pun digadang menjadi pelopor geliat investasi hotel berbintang di daerah berjuluk Kota Bambu.
Gedung bertingkat itu berdiri megah di kawasan ibukota kabupaten. Dengan klasifikasi hotel bintang 3, Urban Style Hotel memiliki beragam fasiitas berupa 62 kamar tidur dengan tipe kamar hotel Superior, Deluxe, maupun Executive, Ballroom hotel dengan kapasitas 800 orang, 4 buah metting room, spot box sky lounge, dan restaurant.
“Urban Style Hotel by Front One Pringsewu adalah hotel ke 30 yang dikelola Azana Management Hotel and Resort,” kata Chief Operation Executive (CEO) Azana Hotels and Resorts Dicky Sumarsono, saat grand opening yang diselenggarakan di Ballroom Urban Style Hotel kemarin.
Menurutnya, kemajuan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan perekonomian daerah menjadi alasan Azana Management Hotel and Resort, perusahaan pengelola perhotelan di Indonesia itu menaruh minat berinvestasi di Pringsewu.
Bupati Pringsewu Sujadi Saddat mengapresiasi berdirinya Urban Style Hotel di Pringsewu. Dukungan besar pemerintah daerah pun ditunjukkan dengan hadirnya sang pimpinan daerah beserta wakil Bupati Fauzi dalam acara peresmian hotel kemarin.
Sujadi dalam sambutannya mengatakan, kehadiran hotel berbintang Urban Style Hotel menunjukkan bahwa Kabupaten Pringsewu sebagai daerah yang memiliki kans besar untuk bisnis berinvestasi. Terlebih sebagai daerah otonom baru yang ada di Provinsi Lampung, iklim investasi di Pringsewu diramal bakal terus meningkat seiring kemajuan pembangunan daerah.
Di era otonomi daerah, dimanfaatkan maksimal oleh pemerintah daerah untuk menentukan sektor-sektor prioritas pembangunan daerah. Strategi pengembangan potensi lokal daerah yang digalakkan, sebagai upaya memperluas lahan investasi baru bagi para calon investor.
Seperti program pengembangan potensi wisata lokal. Baik potensi wisata alam, wisata kebudayaan, wisata religi, maupun juga potensi. Melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata dan Dinas PU, puluhan miliaran dianggarkan untuk merealisasi program prioritas tersebut.
“Pemerintah daerah juga sedang melakukan penataan dan pengembangan kota. Perluasan jalan dengan lebar jalan 8 meter dari jembatan Waybulok sampai dengan perempatan lampu merah pasar Pringsewu,” kata Sujadi di acara peresmian yang Juga dihadiri Ketua DPRD Pringsewu, Kapolres Tanggamus, dan Dandim 0424 Tanggamus. (Anton Nugroz)