
Bandarlampung, Lampungnews.com – Forum Penyelamat Kewibawaan Partai Golkar Lampung (FPKPGL) mendesak DPP Golkar segera menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Desakan ini muncul seiring penahanan ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto (Setnov) oleh KPK.
Indra Karyadi, Ketua FPKPGL mengaku prihatin dengan penahanan Setnov oleh KPK. Dia berharap ketua umum DPP Golkar itu berkonsentrasi dalam kasus hukumnya dan untuk menyelamatkan marwah Golkar segeralah digelar munaslub untuk menentukan ketua Golkar yang baru.
“Demi menjaga marwah partai, sebaiknya Setya Novanto mundur dari jabatan ketua DPP Golkar dan DPR. Tak perlu berlarut-larut dalam melakukan pembelaan hukum,” ujar mantan Ketua DPRD Lampung ini, Senin (20/11).
Di sisi lain, Indra juga menyoroti Kegiatan dalam rangka sosialisasi bakal calon gubernur (bacagub) yang diusung DPP Golkar, Arinal Djunaidi. Indra mendesak Dirjen Pajak agar melakukan audit pajak dan sumber dana kegiatan wayangan, jalan sehat dan lain-lain yang digelar oleh Arinal sebagai bacagub.
Kekhawatiran ini muncul karena saat ini Partai Golkar sedang menjadi sorotan publik terkait kasus Setnov yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. “Dana kegiatan wayangan, senam sehat harus diperiksa. Kegiatan itu menghabiskan puluhan miliar, tentu patut dicurigai dari mana sumber dananya,” selidik Indra.
Lebih jauh Indra mengingatkan warga Lampung agar lebih waspada terhadap calon gubernur yang menghamburkan uang sebelum masa kampanye. Sebab biaya kegiatan yang dikeluarkan sudah tidak layak.
FPKPGL sendiri tetap pada sikapnya bahwa pencalonan Arinal menabrak Juklak 06. Untuk itu perlu dilakukan penjaringan ulang cagub Golkar Lampung. (Davit)