
Bandarlampung, Lampungnews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lampung Sai menggelar Musyawarah Kerja Lampung Sai 2018 di Aula Gedung LPMP Provinsi Lampung, Sabtu (10/2).
Acara ini dibuka oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Duta Besar Indonesia untuk Kroasia Komjen Pol Sjachroedin ZP, mantan Sekdaprov Lampung sekaligus calon gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mantan Bupati Lampung Selatan Wendi Melfa, Mantan Rektor Unila Sugeng dan Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal.
Ketua Pelaksana Muker Lampung Sai 2018, Rycko Menoza SZP, mengatakan Lampung Sai merupakan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mengedepankan kekeluargaan yang aktif di kegiatan-kegiatan sosial di Lampung.
Lampung Sai, kata dia, berperan dalam meningkatkan persatuan, persaudaraan dan kebersamaan untuk ikut berkontribusi dalam membangun masyarakat di Serambi Sumatera ini.
Kemudian, sebagai organisasi bersama kita perlu saran dan kritik demi kemajuan organisasi sehingga bisa berjalan dan bermanfaat untuk masyarakat.
Duta Besar Indonesia untuk Kroasia sekaligus Ketua Umum DPP Lampung Sai, Komjen Pol Sjachroedin ZP menegaskan bahwa Lampung Sai hadir untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan bukan hanya persatuan dan kesatuan.
Ia meminta pemerintah dan masyarakat untuk membangun Lampung sepenuhnya tidak setengah-setengah tanpa mengkotak-kotakan suku dan agama.
“Kalau bangun Lampung jangan setengah-setengah, jangan adalah Lampung-lampung aja. Di lampung ini ada Jawa juga, suku lainnya” tegas Kyai Oedin (sapaannya)
Oedin menjelaskan, Lampung saat ini bukan Lampung yang dulu, karena masyarakat Lampung sudah banyak yang membantu pemerintah pusat salah satunya Ryamizard Ryacudu yang ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK.
“Lampung sekarang bukan Lampung dulu, banyak sekarang orang Lampung jadi menteri, menteri pertahanan contohnya. Dulu kedutaan besar di luar negeri diisi orang Jawa-bali, khusus Kroasia dari Lampung, orang saya kasih siger,” jelasnya.
Sementara M. Ridho Ficardo menegaskan akan memberi dukungan penuh terhadap Lampung Sai, bahkan Ridho berjanji akan memberikan bantuan dalam bentuk apapun jika Lampung Sai membutuhkan.
“Pembangunan di Provinsi Lampung berjalan cukup pesat, pembangunan secara fundamental telah dicanangkan oleh Pak Sjachroedin, contohnya Bandara Radin Inten II saya hanya meneruskan saja, Insyaallah tahun ini bandara bisa internasional dan terbang langsung ke Kroasia dan bisa jadi embarkasi internasional,” kata Ridho.
“Semoga Lampung Sai akan semakin besar, jika Lampung Sai membutuhkan apapun terkait kekurangan untuk kemajuan Lampung Sai silahkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung,” tambahnya.