
Tulangbawang, Lampungnews.com — Kampanye terbuka terbatas Cagub-Cawagub Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim yang dihadiri ribuan simpatisan, kader, pendukung dan masyarakat di Lapangan Aspol, Menggala, Tulangbawang (12/3), dibubarkan aparat setempat.
Lapangan yang sudah dipersiapkan, seperti tarup , panggung dan alat sound sistem oleh panitia DPD II Golkar itu tidak dapat bisa dipergunakan panitia kampanye Arinal-Nunik, karena fasilitas tanah Lapangan aspol tersebut milik Polri.
Akan tetapi Cagub Lampung Arinal tetap hadir menemui kader, simpatisan, pendudukung dan masyarakat, untuk bersalaman dirumah salah satu kader Partai Golkar tak jauh dari Lapangan.
Ketua DPD II Tulangbawang Herwan Saleh mengatakan, bukan dari kesalahan mereka, karena ini semua sudah diatur Komisi Pemelihan Umum (KPU), karena penepatapan zona kampanye terbuka terbatas ada tiga titik antara lain, Lapangan Aspol, Lingai dan Terminal Menggala, Kecamatan Menggala berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum.
“Jadi persiapan kampanye terbuka terbatas jadwal hari ini yang ditentukan KPU, semua prosedur sudah sesuai kami lakukan, mulai mengurus izin Lingkungan, Lurah Polsek Menggala maupun Polres Tulangbawang, ” jelasnya.
Bahkan, lanjutnya, pihaknya mengambil Lapangan Aspol dari tiga titik lapangan itu, untuk kampanye terbuka terbatas Arinal-Nunik, sehingga mereka tidak mengetahui bila tanah lapangan tersebut milik fasilitas negara Polri.
“Dengan kejadian ini kami serahkan kepada Allah SWT, yang penting Arinal-Nunik menang pada Pilgub 27 Juni 2018 jadi gubernur dan wakil Gubernur, sementara kampanye dialogis jadwal yang sama hari ini di dua kecamatan, adapun, Kecamatan, Banjar Agung dan Banjar Margo, ” tandas Herwan Saleh (can)