• Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Lampungnews.com
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bandar Lampung
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lipsus
  • Lifestyle
  • Lampung Foto
  • Video
  • Advetorial
  • Home
  • News
    • Bandar Lampung
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lipsus
  • Lifestyle
  • Lampung Foto
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
Lampungnews.com
No Result
View All Result

Menuai Kecaman, Usai Digantung Harimau Sumatera Dikuliti Warga

Alian by Alian
5 Maret 2018
in Nasional
12
SHARES
100
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Sumut, Lampungnews.com — Seekor harimau Sumatera ditombak mati dan digantung warga di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (4/3) kemarin. Mirisnya, warga juga menguliti satwa yang dilindungi itu.

“Sangat disayangkan, karena aparat kepolisian dan BKSDA Batang Gadis tidak diizinkan masuk ke lokasi oleh warga. Setelah kita terima, sebagian anggota tubuh bangkai harimau itu ada yang hilang,” kata Kepala BKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi di kantornya, Jalan Sisimangaraja, Medan, kepada wartawan, Senin (5/3/2018).

Harimau jantan itu diperkirakan berusia 2 hingga 3 tahun. Panjang 248 cm dan tinggi 104 cm. Di antara bagian yang hilang yaitu kulit bagian dahi dan muka, kulit dan kuku kedua kaki belakang dan kulit ekor.

“Kita harus selidiki dulu faktanya dan indikasinya. Kita ada kecurigaan. Kalau hanya untuk mempertahankan diri, dibunuh harimuanya ya, ok lah. Tapi kenapa harus ada yang hilang dari anggota tubuh harimau tersebut?” ujar Hotmauli.

Hasil otopsi juga menunjukkan adanya luka tembak dan senjata tajam di tubuh harimau. Di bawah telinga juga terdapat bekas luka kekerasan.

“Menurut undang-undang, hewan ini kan dilindungi. Ada pasalnya yang melarang memperdagangkan dan mengambil sebagian dari tubuh harimau hidup atau mati. Itu tidak boleh. Ini perlu penyidikan lebih lanjut,” pungkas Hotmauli.

Berdasarkan pantauan foto-foto pembunuhan hewan ini pun menjadi viral di media sosial dan mendapatkan kecamatan dari warganet.

Warganet lebih banyak mengecam para penduduk karena telah merusak habitat hewan buas itu sehingga mencari mangsa ke pemukiman warga setempat.

 

 

Sumber : detik.com

12
SHARES
ShareTweet
Tags: Harimau sumateralampung news
Previous Post

SS Lampung FC Seleksi 136 Pemain

Next Post

Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan Pekan Ini

Related Posts

Mensos Gus Ipul Sebut Karang Taruna Harus Jadi Garda Terdepan Perubahan Sosial

26 Agustus 2025
5

Peringati Maulid Nabi, Kementerian Agama Adakan Berbagai Kegiatan Dalam Blissful Mawlid 1447 H

22 Agustus 2025
13

Pemerintah Dorong Kemajuan Industri Tekstil, Alas Kaki Hingga Kulit Agar Semakin Mendunia di Indo Leather & Footwear 2025

14 Agustus 2025
17

Indo Leather & Footwear Expo 2025 Kembali Digelar 14–16 Agustus 2025 Mendatang

11 Agustus 2025
7
Next Post

Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan Pekan Ini

Wanita Ini Nekat Setengah Bugil di Depan Perdana Menteri Italia

Kapolres Tulangbawang Lantik Kapolsek Lambu Kibang

Beredar Video Diduga PNS di Lamtim Menabur Uang Jutaan Rupiah, Pantaskah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA ACAK

Bandar Lampung

Warga Tanjungsenang Digegerkan Penemuan Mayat Seorang Gadis

2 Maret 2017
79
Nasional

Kemensos Dukung Usaha Mandiri 13 Penyandang Disabilitas di DIY

23 Agustus 2023
35
Liputan Khusus

Perempuan dalam Pilkada, Partisipasi Banyak Tapi Tak Dianggap

11 September 2017
31
Lifestyle

Stop Buang Biji Semangka, Ini 4 Manfaat Biji Semangka

20 Juni 2017
285
Nasional

Sehari Jelang Berakhir Fase Kepulangan, 206.650 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

3 Agustus 2023
27
Lampungnews.com

Copyright@2019

Lampungnews.com adalah salah satu portal berita yang menyuguhkan informasi berkualitas, dalam bentuk berita tulis/teks, berita foto maupun video. Dengan tagline Dinamis dan Inspiratif. Kami hadir selama 24 jam atau 7 hari dalam sepekan.

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bandar Lampung
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lipsus
  • Lifestyle
  • Lampung Foto
  • Video
  • Advetorial

Copyright@2019