• Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Lampungnews.com
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bandar Lampung
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lipsus
  • Lifestyle
  • Lampung Foto
  • Video
  • Advetorial
  • Home
  • News
    • Bandar Lampung
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lipsus
  • Lifestyle
  • Lampung Foto
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
Lampungnews.com
No Result
View All Result

Demi Cinta, Kisah Cara Bocah SD Menafkahi Istrinya

Alian by Alian
1 September 2018
in Nasional
0
SHARES
313
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter











































Home

Regional

Sulawesi

Demi Cinta, Ini Cara Bocah SD Menafkahi Istrinya

Oleh Fauzan pada 01 Sep 2018, 19:00 WIB



Liputan6.com, Bantaeng – Ini kelanjutan kisah pernikahan dini. RS yang masih 12 tahun dan baru lulus SD, tetap pada pendiriannya, nekad menikahi gadis kelas XI sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Bantaeng Sulwesi Tenggara. Jadi pasangan sah suami istri tentu butuh kesungguhan. Itulah sebabnya, keduanya memilih berhenti sekolah.

RS mengaku mantap berhenti sekolah karena ingin fokus bertanggungjawab dan mencari nafkah untuk keluarga barunya. Menilik usianya, ia harusnya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya mau bertani saja. Bertani bawang, kentang dan lain-lain. Saya mau berhenti sekolah,” kata RS, Jumat, 31 Agustus 2018.





































Lampungnews.com –Lanjutan kisah pernikahan dini. RS yang masih 12 tahun dan baru lulus SD, tetap pada pendiriannya, nekad menikahi gadis kelas XI sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Bantaeng Sulwesi Tenggara. Jadi pasangan sah suami istri tentu butuh kesungguhan. Itulah sebabnya, keduanya memilih berhenti sekolah.

RS mengaku mantap berhenti sekolah karena ingin fokus bertanggungjawab dan mencari nafkah untuk keluarga barunya. Menilik usianya, ia harusnya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya mau bertani saja. Bertani bawang, kentang dan lain-lain. Saya mau berhenti sekolah,” kata RS, Jumat, 31 Agustus 2018.

Keputusan serupa juga diambil oleh MA. Istri RS ini mengaku ingin berbakti kepada sang suami. Ia pun memilih putus sekolah. Saat ini ia masih kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menurutnya, pernikahan dini ini, sudah menjadi keputusan tepat baginya.

“Saya juga tidak lanjut sekolah, mau fokus urus rumah tangga saja,” kata MA.

Pernikahan dini keduanya tak akan terjadi jika tak mendapat dukungan orang tua. Daeng Pudding, ayah MA mengaku menikahkan anaknya karena diminta sang anak. Baginya kebahagiaan sang anak adalah yang utama. Salah satunya memenuhi permintaannya.

“Dia sendiri yang minta, mungkin memang sudah jodoh,” kata Daeng Pudding.

Tak jauh berbeda, Salaming, ayah RS merestui pernikahan keduanya, justru karena kekhawatiran dinamika pergaulan anak muda.

“Dari pada terjadi hal yang tidak-tidak, mending kita kasih kawin saja,” kata Salaming.

Orang tua mereka tak mempersoalkan pernikahan dini itu.

Sementara itu, negara sebenarnya ikut hadir dalam urusan itu. Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas PMDPPPA Bantaeng, Syamsuniar Malik mengungkapkan bahwa kasus pernikahan dini ini, pernah ia tangani empat bulan lalu.

“Kami sudah tangani, dasarnya laporan dari masyarakat. Kami langsung temui orang tua masing-masing,” kata Syamsuniar.

Ditambahkan, orang tua dua pasangan yang sedang dimabuk asmara itu berjanji untuk menunda pernikahan anak mereka. Penundaan hingga tamat Sekolah Menengah Atas.

“Ortunya saat itu berjanji untuk menunda pernikahan,” katanya.

Syamsuniar mengaku kaget ketika mendengar informasi pernikahan RS dan MA. Apalagi pernikahan mereka tanpa sepengetahuan pemerintah setempat, termasuk KUA dan Kelurahan.

“Mereka nikah, tanpa melaporkan ke KUA. Mereka tahu bahwa pernikahan itu akan ditolak, makanya ambil jalan pintas,” kata Syamsuniar.

Pernikahan sudah terjadi. Dinas PMDPPPA Bantaeng mengaku tak akan larut mempermasalahkan hal itu. Dia mengaku akan fokus mendampingi dua sejoli yang masih dibawah umur itu.

“Tetap kita lakukan pendampingan. Masalah pendidikan, kesehatan dan perlindungannya. Tentu bekerjasama dengan OPD terkait seperti Dinkes, Dikbud, Dinas KB, Kemenag, Apuspaga, dan lain sebagainya,” kata Syamsuniar.

0
SHARES
ShareTweet
Previous Post

Rupiah Terus Terpuruk, Terparah Sejak Krisis 1998

Next Post

Rycko Menoza Lantik Ketua MPC Pemuda Pancasila Bandarlampung

Related Posts

Mensos Gus Ipul Sebut Karang Taruna Harus Jadi Garda Terdepan Perubahan Sosial

26 Agustus 2025
5

Peringati Maulid Nabi, Kementerian Agama Adakan Berbagai Kegiatan Dalam Blissful Mawlid 1447 H

22 Agustus 2025
13

Pemerintah Dorong Kemajuan Industri Tekstil, Alas Kaki Hingga Kulit Agar Semakin Mendunia di Indo Leather & Footwear 2025

14 Agustus 2025
17

Indo Leather & Footwear Expo 2025 Kembali Digelar 14–16 Agustus 2025 Mendatang

11 Agustus 2025
7
Next Post

Rycko Menoza Lantik Ketua MPC Pemuda Pancasila Bandarlampung

Tidak Terawat, Nanang Perintahkan Benahi GOR Way Handak dan Wisma Atlet

Peringatan..!, Jangan Ada Potong Memotong Dana PKH di Lamsel

Ilustrasi (ist)

Siap-siap, Pemerintah Resmi Tetapkan Penerimaan CPNS 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA ACAK

Politik

Pangdam II Sriwijaya: Jangan Pasang Foto Bacagub di Kendaraan Milik Prajurit

15 September 2017
47
Nasional

Mensos Siap Bersinergi Dukung Program Makan Bergizi Gratis

13 November 2024
59
Bandar Lampung

Taksi Online Beroperasi, Angkot Mogok Narik Penumpang

29 Agustus 2017
62
Entertainment

Semua Dapat Hi-Bye Session, Harga Tiket Fan Meeting Seo In Guk di Jakarta Mulai dari Rp1,4 Jutaan

7 Agustus 2024
86
Daerah

Lagi Mancing, Sutar Temukan Jasad Mr X Mengapung di Sungai

21 Maret 2017
73
Lampungnews.com

Copyright@2019

Lampungnews.com adalah salah satu portal berita yang menyuguhkan informasi berkualitas, dalam bentuk berita tulis/teks, berita foto maupun video. Dengan tagline Dinamis dan Inspiratif. Kami hadir selama 24 jam atau 7 hari dalam sepekan.

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bandar Lampung
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lipsus
  • Lifestyle
  • Lampung Foto
  • Video
  • Advetorial

Copyright@2019