
Bandarlampung, Lampungnews.com – Seratusan mahasiswa Universitas Bandarlampung (UBL) berkumpul di depan kampus lantaran ada isu penyerangan dari mahasiswa Universitas Lampung (Unila), Jumat (7/4) malam.
Karena isu itu, suasana kampus UBL pun mencekam. Pantauan lampungnews.com di lokasi, sejumlah mahasiswa terlihat membawa bambu. Aparat Polsek Kedaton dan satpam kampus juga terlihat berjaga-jaga.
Wakil Rektor III UBL Bambang Hartono, isu itu berhembus setelah ada perkelahian antara mahasiswa Fakultas Teknik UBL dengan Jurusan Teknik Elektro Unila pada turnamen futsal di GOR Saburai, Kamis (6/4).
Menurut Bambang, keributan itu bermula saat salah satu suporter tim futsal Fakultas Teknik UBL meludah dan tak sengaja mengenai suporter Jurusan Teknik Elektro Unila.
”Karena tidak terima terjadilah keributan disitu, yang saya denger sempet dorong-dorongan,” kata dia.
Keributan itu berlangsung hingga Kamis malam sampai akhirnya didamaikan di kampus UBL melalui perwakilan mahasiswa kedua kampus.
”Perwakilan mahasiswa unila, ada beberapa ortu mahasiswa juga panitia futsal. Informasi semalam dibuat kesepakatan agar tidak berlanjut antara Unila dengan UBL,” katanya
Namun usai dibuat perdamaian, terjadi kesalahpahaman lagi. Hingga, isu akan ada penyerangan itu berhembus di kalangan mahasiswa UBL.
”Saya sudah konsul sama Ibu Panca, PD III Fakultas Teknik Unila. Katanya agar diselesaikan saja, lakukan penegakan hukum. Supaya tidak meluas, buat laporan ke kepolisian. Jika mahasiswa kampus melanggar diberikan sanksi,” katanya. (Davit)
mohon maaf,ini semua tidak benar kalau kejadian ini dikarenakan ada yg tidak sengaja meludah mengenai suporter elektro unila.klau anda masih berkata seperti itu dan menyebarkan fitnah.biarkan Allah yg membalas dengan ucapan yg sangat berbeda dengan kenyataan dan di publikasikan seperti ini