Daerah

(Obituari) Remaja Penuh Semangat Itu ‘Pulang’

(Albi Setia Pradana/Facebook)

Bandarlampung, Lampungnews.com – Kabar duka menggelayuti keluarga Dede Hidayat, anak mereka Zaki Saputra (12) yang menderita usus bolong pergi untuk selamanya. Remaja penuh semangat itu menghembuskan nafas terakhir di RS Abdul Moeloek (RSAM) pada Kamis (7/9) sekitar pukul 19.20 WIB.

Informasi meninggalnya Zaki yang telah lebih dari satu bulan dirawat itu disampaikan pegiat komunitas filantropi Berbagi Nasi Pringsewu, Albi Setia Pradana melalui akun facebooknya.

“inalilahiwainalilahiroziun telah meninggal dunia zaki saputra. semoga ditempatkan disurga. amin. meninggal pukul 19:20 Wib di rs Abdul moluek,” tulisnya.

Jenazah Zaki langsung diberangkatkan ke kampung halamannya untuk disemayamkan. Turut mengiringi Zaki ‘pulang’ Bupati Pringsewu, Sujadi Saddat.

Diketahui, karena komplikasi operasi, Zaki harus menjalani pembedahan di perutnya. Nenek Zaki, Masnayah mengatakan, sebelumnya Zaki pernah menjalani operasi lantaran menderita usus buntu.

“Satu tahunan lalu Zaki di operasi di RS. Wismarini,” kata Masnayah. “Dua kali operasi. Dulu itu kalau gak salah di rawat satu minggu,” kata beberapa waktu lalu.

Menurut Masnayah, usai menjalani operasi usus buntu kondisi cucunya tampak normal. Zaki sempat menjalani hari-hari dengan biasa, termasuk bersekolah. Namun belakangan Zaki mengeluhkan sering sakit di perut. “Kata Zaki perutnya sering sakit, berasa kembung juga. Zaki juga susah buang air besar,” katanya.

Rupanya, dokter mendiagnosis ada perlengketan usus pada perut Zaki. Anak berusia 13 tahun itu lantas menjalani pengobatan di RS Mitra Husada selama 24 hari. “Awalnya coba berobat ke klinik, tapi dianjurkan di bawa ke rumah sakit. Dan sempet di bawa ke RSUD Pringsewu, tapi disarankan untuk ke rumah sakit lain karena alatnya tidak lengkap,” kata Dede Hidayat.

Menurut Dede, ayah Zaki, seminggu pascaoperasi pertama tampak rembesan pada perut anaknya. Kata dokter, lanjutnya, rembesan pada bekas sayatan di perut Zaki lantaran ada kebocoran usus. “Kata dokter kebocoran usus dan anak saya dioperasi lagi,” kata Dede.

Sejak mengalami sakit usus buntu, Zaki menjalani serangkaian pembedahan di perut. Termasuk operasi di RS. Mitra Husada akibat perlengketan usus. Namun ironi, kondisi Zaki pasca mengalami kebocoran khusus justru makin parah. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top