Daerah

Hisap Sabu, PNS Lampung Utara Ditangkap

Ilustrasi (Ist)

Bandarlampung, Lampungnews.com – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara menangkap lima pelaku penyalahguna narkotika jenis sabu-sabu. Satu diantara empat pelaku tersebut merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten Lampung Utara.

Kelima pelaku itu yakni, RA (33) warga Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan, YP (23) warga Melati Candimas, Abung Selatan, MS (31) warga Daya Murni Tumijajar, Tulang Bawang Barat, EP alias Pupung (46) warga Desa Plongkowati, Kotabumi Utara dan DTJ (39) seorang PNS warga Kotabumi, Lampung Selatan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara Iptu Andre Gustami mengatakan, kelima pelaku tersebut telah lama sudah menjadi incaran pihaknya.

“Mereka sudah lama kami incar. Saat penangkapan, kelimanya kami tangkap di lokasi berbeda,” jelasnya saat dihubungi, Senin (18/12).

Andre menjelaskan, penangkapan kelimanya berdasarkan pengembangan dari salah satu pelaku, YP. Dari tangan YP, pihaknya mengamankan barang bukti satu paket sabu, satu bong, satu kertas timah rokok, satu centong, satu pirek kaca dan satu pipet plastik.

“Penangkapan itu, kami kembangkan dan selang beberapa jam kami menangkap RA. Dari RA kami mengamankan barang bukti tiga paket sabu, satu buku rekapan penjualan dan satu buah centong,” terangnya.

Selang itu, lanjutnya, pihaknya juga berhasil menangkap pelaku lainnya yaitu MS (31) dan menyita barang bukti satu timbangan digital, satu bundel plastik klip, satu gunting, dua lembar bukti transfer, dua isolasi, lima centong/pipet, tiga kertas timah rokok, empat unit handphone, satu kotak permen karet doublemint dan uang tunai sebesar Rp1,2 juta.

Keesokannya, tambah Andre, pihaknya kembali menangkap DTJ (30) yang merupakan PNS di Dinas Pemkab Lampung Utara dan EP. Dari keduanya, disita barang bukti satu paket sabu, dua plastik klip bekas pakai sabu, satu bong, satu kaca pirex, dua korek api gas, satu jarum, empat centong, satu bundel plastik klip, dua lakban dan satu cuttonbud.

“Dari kelimanya ini, kami masih melakukan pengembangan untuk menjerat bandar nya yang menyuplai kelima pelaku tersebut,” tutupnya. (Adam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top