Bandar Lampung

Herman HN Tiba-tiba Walk Out dari Diskusi Bedah Visi-misi di Unila

 

Bandarlampung, Lampungnews.com – Calon Gubernur (Cagub) Lampung Herman HN mundur atau walk-out (WO) dari diskusi bedah visi-misi cagub-cawagub yang digelar BEM Universitas Lampung (Unila) di Gedung Rektorat Unila, Sabtu siang (31/3).

Mundurnya Herman HN dalam diskusi ini karena ketidakpuasan Panitia BEM Unila yang membatasinya saat sedang serius melakukan pemaparan bedah visi-misi yang disiarkan langsung salah satu stasiun Tv Lokal.

Saat sedang memaparkan program dia selama menjabat walikota Bandarlampung dua periode, Herman menjelaskan program kerjanya selalu mengutamakan kepentingan rakyat.

“Berobat gratis di kota Bandarlampung mana, saya yang biayai kecuali yang sudah didanai presiden, urusan pusat ya, diluar itu, ini tanggungjawab Herman HN,” kata Herman HN, dalam pemaparannya yang kemudian disela oleh Moderator Diskusi M. Arif Rifa’i.

“Maaf Pak waktunya sudah 10 menit,” kata M. Arif Rifa’i.

“Mana ada 10 menit, saya baru bicara beberapa kok 10 menit, kalau gak adil saya keluar, jangan main-main ya, saya ingin serius,” tegas Herman.

Herman kemudian melanjutkan penamparan program Kerjanya namun M. Arif Rifa’i justru meminta untuk memaparkan visi-misi sebagai calon gubernur Lampung.

“Oke, jadi langsung ke visi-misinya,” sambung M. Arif.

“Iya itu tadi visi-misi, kamu jangan gak bener, saya ingin tegakkan aturan yang benar, tadi waktu belum 10 menit sudah ngomong 10 menit, saya pakai jam ini belum lima menit, jam saya ini bertahun-tahun kecuali gak bener jam ini, saya gak mau main-main kamu masih kecil, masih muda, umur saya udah 62 tahun, kalau belum lima menit lagi kamu bilang 10 saya keluar, visi misi itu isinya, ini saya sudah sampaikan, gak ngawur-ngawur, program tol presiden, bandara itu presiden,” jelas Herman yang kemudian meninggalkan ruangan diskusi.

Dalam Diskusi ini hanya dua paslon yang hadir langsung yakni cagub nomor urut 2 Herman HN dan cawagub nomor urut 3 Chusnunia Chalim. Sedangkan paslon nomor urut 1 M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri hanya diwakili oleh Bendahara Partai Demokrat Lampung Yandri Nazir. Sedangkan paslon nomor urut 4 Mustafa-Ahmad Jajuli tidak hadir.(Davit)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top