
Bandarlampung, Lampungnews.com – Siska hanya bisa duduk terdiam di samping suaminya, Yandi, setelah mendengar kabar dari warga bahwa anak bungsunya hilang terseret air saat bermain hujan-hujanan.
Yandi masih terbaring lemas sehabis operasi dan tak kuasa mendengar kabar jika buah hatinya Naswa Oktavia Kirana (3) hilang terbawa arus drainase, Jumat (5/5) sekitar pukul 14.30 WIB.
Siska menceritakan, saat itu Naswa dan kakaknya Kariska (6) berpamitan ingin bermain hujanan di depan rumahnya. Tapi, lantaran diajak kakaknya untuk bermain lebih jauh, Naswa pun ikut pergi.
“Tadi dia bilang mau main hujan-hujanan. Terus ada teman-temannya yang lebih besar langsung mengajak dia bermain di Gang Sepakat. Sudah saya larang tapi tetap saja berangkat,” ujar Siska,di rumahnya di Jalan Tomat Gang Rambutan, Jagabaya II, Way Halim..
Setelah hujan berhenti, sambungnya, tetangganya datang mengabarkan bahwa Naswa hanyut terbawa arus drainase. Sedangkan Kariska enggan pulang karena takut.
Sementara, Kariska tidak berani pulang karena takut dimarahi oleh orang tuanya dan masih syok sehingga tidak mau menceritakan kejadian itu.
“Saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena anak sendiri, mau dimarahi tapi kasihan. Namanya musibah,” katanya.
Siska berharap, anak bungsunya itu bisa segera ditemukan oleh petugas yang masih mencari korban di sepanjang aliran drainase itu dibantu warga sekitar. (El Shinta).
Lihat juga : Seorang Balita Hilang Terseret Air, Petugas Mencari di Tumpukan Sampah