
Bandarlampung, Lampungnews.com – Polresta Bandarlampung memeriksa dua orang anggota Ormas Pasukan Elit Inti Rakyat (Petir) terkait bentrokan dengan LSM Tim Andalan Masyarakat Pasukan Inti Lampung (Tampil) yang terjadi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung .
Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono, di Bandarlampung, Selasa, mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menetapkan sebagai tersangka terhadap dua orang yang sedang dilakukan pemeriksaan itu.
“Kita sudah tindak tegas dalam pemeriksaan secara intensif, nanti tinggal kita kaitkan dengan ketentuan hukum dan pasalnya. Kita juga mengamankan barang bukti tujuh buah senjata tajam dan berupa batu,” jelasnya, Selasa (25/7).
Murbani juga menjelaskan, motif dari kerusuhan tersebut berawal dari kesalah pahaman dan beda pandangan pada saat melakukan orasi.
“Cuma kesalahpahaman saja. Oleh karena itu, silakan saja pihak-pihak atau semua masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, tapi harus menjunjung tinggi ketertiban keamanan dan kedamaian dimuka umum,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi demo LSM Tampil berujung rusuh, Senin (24/7). Puluhan pendemo yang akan menggelar unjukrasa di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung terlibat keributan dengan Ormas Petir yang lebih dulu berada di lokasi tersebut.
Pada kerusuhan itu juga ditemukan sejumlah senjata tajam jenis golok dan pedang di siring dan balik pohon yang kemudian diserahkan ke polisi oleh warga.
Tujuh mobil rusak parah terkena lemparan batu saat demonstrasi yang berujung kerusuhan di Dinas Kesehatan Lampung. LSM Tampil mengklaim beberapa anggotanya terluka. (Adam)