
Bandarlampung, Lampungnews.com – Bandara Radin Intan II yang belum lama ini menerima penghargaan sebagai bandara terbaik nasional dari Kementerian Perhubungan menuai komentar pedas dari sejumlah warganet di media sosial.
Pasalnya, pemberian penghargaan atas keberhasilan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2017 ini dianggap tidak melihat fakta yang ada di lapangan. Di lansir dari akun instagram @lampuuung, yang memuat pemberitaan tentang penghargaan ini. Banyak netizen yang mencibir penghargaan tersebut belum pantas disematkan kepada Bandara Radin Intan II.
Seperti komentar yang ditulis akun @kristianieffendi,
“terbaik dari mananya ya, fasilitas masih kurang, kebersihan toilet sangat kurang, fasilitas tempat duduk tunggu untuk boarding kurang sehingga saat terjadi kepadatan penumpang banyak yang harus rela berdiri”.
Komentar lainnya juga ditulis @marisa.tina,
“Tapi kemaren pas mudik…pick up drop masih kurang teratur…tidak ada petugas yang standby mengatur…jadi hanya mau pick up harus antri 90 menit,dikarenakan mobil pada berhenti untuk menjemput..sekiranya dapet diperhatikan kembali kepada petugas bandara perihal jalur pick up dan drop..,”
Kritikan pedas lainnya juga muncul dari akun @bellafebbianty_, yang turut merasakan arus mudik lewat transportasi udara itu.
“kemaren yang lalu, tempat pengambilan bagasinya macet semuanya ga jalan, sampe kopernya digeser-geser terus dipindah-pindah tempat, sampe bingung cari kopernya dimana mesin bagasi gak hidup dipindahin, terus bis yang jemputinnya lama, akhirnya penumpang banyak yang jalan, padahal cukup jauh,”
Namun, tak sedikit juga netizen yang mengucapkan selamat atas prestasi yang ditorehkan Bandar Radin Intan II di akun tersebut,
“ikut bangga, tapi harusnya dilihat lebih dalam lagi, toilet yang jorok tisu berantakan. Semoga kedepannya lebih baik lagi,” tulis akun @retaelyandu. (El Shinta)