
Bandarlampung, Lampungnews.com – Riduansyah (42) warga Kampung Sukajaya Lempasing, Pesawaran tewas dengan beberapa luka di tubuh dan tangan akibat dianiaya oleh orang yang belum diketahui, Minggu (9/7) dini hari.
Penganiayaan tersebut terjadi di Jalan Martadinata, Kampung Pekon Ampai, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandarlampung.
Belum diketahui motif dari penganiayaan hingga menyebabkan korban tersebut tewas. Namun, saat ini jenazah korban berada di ruang Instalasi Forensik dan Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) untuk dilakukan visum. Terlihat juga beberapa anggota Inafis Polresta Bandarlampung, berada di ruang jenazah Rumah Sakit Abdul Moloek.
Kejadian ini diduga bermula saat korban menghadiri sebuah hiburan organ tunggal di lokasi tersebut. Amsyah (52) kakak korban menjelaskan, saat itu korban bersama adiknya sedang menyaksikan organ tunggal di tempat kejadian.
“Korban ribut dibawah panggung, sedangkan adik saya yang satunya sedag joget diatas panggung. Diduga adik saya (korban) dikeroyok oleh orang yang menggunakan senjata tajam,” terangnya.
Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kita duga ada unsur penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas. Namun, kami masih menunggu hasil visumnya dari pihak Rumah Sakit,” jelasnya. (Adam)