
Bandarlampung, Lampungnews.com – Pedagang Pasar Perumnas Way Halim berharap pembangunan pasar bisa segera rampung. Pasalnya, TPS pasar saat ini kondisinya tidak nyaman dan sepi pembeli.
Salah satunya Khudun, yang menempati lapak basah, ia berharap segera bisa pindah dan menempati lapak yang ada dipasar baru dibangun.
“Ya harapannya selesai sesuai jadwal biar bisa segera nempati, soalnya di sini sudah nggak kondusif. Sejak dipindah juga pembelinya sedikit, jarang mampir mungkin karena nggak ada tempat parkirnya,” katanya, Jumat (15/12).
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung Sahriwansyah meminta para pedagang untuk bersabar.
“Ya sabar dulu, saat ini progress pembangunan yang didapat dari konsultan per 6 Desember mencapai 75,3 persen, jadi dipastikan selesai tepat waktu,” tuturnya.
Sahriwansyah mengatakan, meski tanggal 28 Desember 2017 pasar Way Halim rampung dikerjakan tidak langsung bisa dipakai.
“Baru bisa dipakai Januari 2018, tapi lewat undian, yang dibagi rata, nggak asal nempatin saja,” imbuhnya.
Walau demikian, pihaknya mengaku tetap mendahulukan pedagang yang telah memiliki kios di pasar sebelumnya untuk diundi terlebih dahulu.
“Sebelum kita undi akan kami susun dulu, kami rapihkan dulu secepatnya dan kami utamakan pedagang yang sudah berdagang,” jelasnya.
Nantinya Pasar Perumnas Way Halim telah menyediakan 230 kios, setiap pedagang nantinya hanya diperbolehkan menempati satu kios.
“Ini supaya yang lain biar kebagian, kalau pun ada pedagang baru tetap akan kita prioritaskan pedagang lama, nah kalau pedagang malah menyewakan kiosnya akan saya tarik dan kita berikan pada yang menyewa, kesepakatannya seperti itu,” sebut dia.
Terpisah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasar Perumnas Way Halim, Dedi Sulistyo, mengatakan saat ini pengerjaan pasar terus berlanjut.
“Kemarin waktu saya ke Jakarta untuk laporan ke kementerian, Lampung masuk pengerjaan pasar tercepat, target saya kegiatan fisik selesai pada akhir bulan ini,” ujarnya.
Dedi menambahkan, nantinya pintu masuk pasar ditempatkan dititik-titik yang akses jalan dan juga tempat parkir.
“Jadi nantinya ini kios dan hamparan berada di lantai dasar. Sementara lantai satu berisikan gedung UPT Pasar Perumnas Way Halim,” tutupnya. (El Shinta)