
Bandarlampung, Lampungnews.com – Tidak terima ditegur saat menurunkan penumpang di dekat pangkalan ojek, pengemudi ojek online nekat menusuk pengemudi ojek konvensional.
Penusukan itu terjadi di Jalan P Sebesi, Sukarame, Jumat (27/10) pagi sekitar pukuk 10.00 WIB. Salah seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) bernama Ucok (35) ditusuk di perut. Dari informasi yang dikumpulkan, penusuk Ucok diduga seorang pengemudi GoJek. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas pengemudi GoJek itu.
Dari seorang saksi mata yang namanya enggan dipublikasikan, kronologi itu berawal saat cekcok mulut antara korban dengan pelaku karena pelaku menurunkan penumpang tak jauh dari pangkalan ojek konvensional.
Salah satu pengemudi ojek konvensional sempat menyuruh pelaku untuk pergi. Tetapi pelaku datang lagi ke lokasi bersama rekan-rekannya yang lain, sehingga terjadi keributan.
“Pengemudi GoJek menusuk pengemudi opang menggunakan pisau. Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Imanuel. Sedangkan pengemudi gojek melarikan diri menggunakan sepeda motornya yang belum mempunyai plat motor,” kata saksi mata itu.
Usai kejadian itu, beberapa anggota pengemudi opang mendatangi Mapolresta Bandarlampung. Kedatangannya itu untuk meminta kepada aparat kepolisian untuk menangani perkara tersebut.
Albet, salah satu pengemudi opang membantah bahwa kejadian tersebut bermula kesalahan dari rekannya. Ia mengatakan, pengemudi GoJek yang memulai terlebih dahulu.
“Kami tidak pernah memukul lebih dulu. Yang jelas GoJek ini banyak akal, yang benar jadi salah yang salah jadi benar,” bantahnya.
Menyikapi itu, Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, permasalahan ini masih sedang didalami. Ia juga mengatakan, saat ini masih mengedepankan praduga tak bersalah.
“Kami masih dalami, seperti apa yang sebenarnya. Saat ini korban sudah di Rumah Sakit dan pelaku yang kabur mudah-mudahan cepat tertangkap,” ujarnya.
Ia menambahkan, motif sementara dari perkelahian tersebut dikarenakan mencari penumpang di kawasan pengemudi opang. Namun, pihaknya tetap harus menyelidiki perkara tersebut.
“Mereka (opang) tidak terima sehingga terjadi perkelahian. Untuk saat ini kira baru mengamankan barang bukti motor pelaku dan sarung pisau. Sementara pisaunya masih dalam pencarian,” jelasnya.
Pantauan Lampungnews.com dikantor GoJek yang berada di Jalan M Husni Thamrin, Bandarlampung terlihat sepi dan tutup. Dengan sigap, terlihat juga ada beberapa anggota polisi yang sedang menjaga kantor tersebut. Dan hingga berita ini diturunkan, belum didapat konfirmasi resmi dari GoJek atas kejadian itu. (Adam)