
Lampungnews.com – Ditinggal pergi kekasih yang sangat dicintai memang bikin sakit hati. Sebagian orang yang gagal move on mungkin merasa menderita. Tapi, kalau memilih narkoba jadi pelarian, penderitaannya bakal semakin panjang, dikutip dari tribratanews.com. Senin (14-08-2017).
Lihat saja yang dialami Dwi Heri Kurniawan, pemuda berusia 22 tahun tersebut, memilih mengisap ganja untuk menenangkan diri saat patah hati.
Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya, Kompol I Gede Suartika menceritakan, sebelum di tangkap polisi mencurigai gelagat Heri di Pasar Benowo. Omongannya ngelantur, dia juga lebih banyak bengong. Anggota opsnal yang bertugas, lantas mendekati dan memeriksanya.
Heri tak berkutik saat petugas melihat chat di handphone-nya. Ternyata, dia baru saja membeli ganja dari seseorang. Heri lantas dikeler ke rumahnya di kawasan Benowo. Di sana, polisi menemukan satu klip ganja dan satu linting ganja yang disembunyikan di bawah kasur.
Saat ditanyai petugas, raut muka Heri malah berubah sedih. Tapi, bukan karena ketahuan menyimpan ganja. Dia justru teringat nasib yang baru dialaminya, yakni ditinggal pacar.
“Dia bilang pakai ganja biar bisa tenang. Kasus ini masih kami kembangkan,” ujar Gede.
Polisi geleng-geleng kepala mendengar ucapan Heri. Tapi, apa pun alasannya, Heri harus dimasukkan ke tahanan mapolsek. Coba Heri bisa move on dan cari pacar lagi, pasti enggak bakal kesepian, apalagi kedinginan di penjara.(*)