
Bandarlampung, Lampungnews.com – Satu dari tiga pelaku perampokan tewas ditembus timah panas usai ‘tukar’ peluru dengan Tim Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung, Rabu (1/11) dini hari. Duo perampok tak sengaja terpergok tim yang sedang memburu komplotan perampok Way Kanan.
Perampok yang tewas tersebut bernama Putra (20) warga Kecamatan Panjang. Putra tewas saat dirawat di RS Bhayangkara setelah bokongnya ditembus peluru petugas. Dalam baku tembak itu, teman Putra, Genta (23) juga ditangkap. Genta terkena luka tembak di tangan kiri.
Direktur Ditkrimum Polda Lampung Kombes Heri Sumarji mengatakan, kawanan perampok ini adu tembak dengan tim Subdit III Polda Lampung di Jalan Yos Sudarso, Way Lunik, Panjang.
Menurut Heri, kejadian ini berawal saat tim subdit III sedang mengejar komplotan perampok Way Kanan yang diinfokan berada di Rajabasa. Untuk menyisir jalur pelarian, tim subdit III menyusuri Jalan Yos Sudarso.
“Di Jalan Yos Sudarso, anggota melihat tiga orang sedang menodongkan senjata. Diduga, kawanan ini mau merampok pengendara sepeda motor,” katanya.
Anggota pun spontan berusaha menanggulangi perampokan tersebut. Kawanan perampok yang mengetahui ada polisi berusaha kabur. Di perlintasan Kereta Api di Way Lunik, para perampok ini terjebak karena ada Kereta Babaranjang yang melintas.
“Mereka mengacungkan senjata api dan terjadi tembakan. Namun, anggota kami berhasil melumpuhkan dua dari tiga tersangka sedangkan satu tersangka berinisial TN berhasil melarikan diri,” katanya. (Adam)